Dzikir Akbar


Ahad ini tanggal 4 Desember 2011 awal kalinya aku mengikuti Dzikir Akbar di Qadafi Islamic Center, Sentul. Acara dimulai jam 7.30WIB. Sekitar 5000orang diperkirakan hadir setiap acara ini digelar. Dzikir kali ini mengambil tema “Momentum Muharaam Untuk Hijrah”. Maksudnya, pada awal tahun Islam ini, amal kita harus lebih baik dari tahun kemarin. Seperti biasa yang menjadi penceramah utama dalam acara ini adalah Ust Arifin Ilham. Ada juga penceramah lain. Tapi mereka hanya memberikan sambutan dan beberapa poin dari kitab-kitab yang mereka pelajari.
Isi Dzikir yang paling ditekankan adalah tentang keutamaan taubat. Ust Arifin memberi tausiyah, bahwa ketika seseorang bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan menghapus seluruh dosanya walaupun seluas langit dan bumi dan ia akan dicintai Allah dan malaikat-malaikatNya. Pernyataan Taubat itu juga disaksikan Allah dan seluruh makhluk di alam ini. Orang yang bertaubat akan diangkat oleh Allah semua titik-titik hitam yang mengotori hati, sehingga akhirnya bersih mengkilap seperti kaca yang bening.
Taubat bisa jadi karena kita melakukan kesalahan lalu kita berjanji untuk tidak melakukannya kembali. yang pasti, Taubat datang kepada mereka yang dibukakan pintu hidayah oleh Allah. Pagi ini disela acara Dzikir, seorang wanita Katolik Protestan menyatakan siap ber-syahadat masuk Islam. Beliau adalah ibunda Susilowati. Ikrar itu disaksikan oleh seluruh jamaah Dzikir. Sebelum mengucap kalimat Syahadat, Ust Arifin bertanya apakah keinginan dia tuk masuk Islam itu ada paksaan dari orang lain atau dari hati yang paling dalam. Hal ini menjadi penting karena tidak ada paksaan dalam Islam tentang agama.
Menyusul Ibunda Susilowati, Bapak Pettrick juga menyatakan siap masuk Islam, Subhanallah…Ust Arifin juga menanyakan hal sama seperti apa yang beliau tanyakan ke Ibu Susilowati. Pak Pettrick berikrar Syahadat setelah sholat Dzuhur dan langsung disaksikan seluruh orang yang sholat berjamaah ketika itu. Ust Arifin memberi nama baru untuk Pak Pettrick, yaitu Muhammad Faza Ilham. Faza berarti kemenangan. Kemenangan diri dari hawa nafsu dan dosa yang dulu telah diperbuat. Ilham berarti hidayah. Hidayah menemukan Islam sebagai jalan yang benar di awal-awal tahun Hijriah ini.
Hari ini ku menyaksikan dua Muallaf yang bersungguh-sungguh masuk Islam meninggalkan agamanya dan berusaha mempelajari Islam secara kaffah. Lalu aku bercermin ke diri sendiri, sambil bertanya “sudahkan kamu mempelajari agamamu dengan benar?” “apa yang telah kau buat untuk Allah, Rasul dan agamaNya?” padahal kamu telah dilahirkan dalam keadaan Islam 21 tahun lalu. Semoga ini menjadi cambuk bagi ku dan bagi pembaca untuk lebih giat mempelajari agama kita karena Islam telah dijanjikan Allah sebagai rahmatan lil ‘aalamiin. 
Ust Arifin menuntun Pattrick berikrar Syahadat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: