Filosofi Statistika


Masuk STEI Tazkia tiga tahun yang lalu jurusan IEI (Ilmu Ekonomi Islam) mpe sekarang masih bingung ntr diluar kerjaan apa yg cocok untuk dilamar. Kyaknya dikit beud lapangan kerja yang pas buat lulusan S1jurusan IEI diluar sana yang sesuai disiplin ilmu (yang diajarkan di kampus 3-4 tahun ini). Gara-gara alasan ini dulu pas semester tiga gw pengen pindah jurusan ke akuntansi ato manajemen tapi untungnya nggak jadi. Soalnya nimbang2 juga berapa matakuliah yang harus gw ambil sebagai syarat mata kuliah advance di semester atas jurusan laen.
Waktu sekarang pas gw nulis postingan ini, gw flash back ke masa2 semester dulu. (sekarang gw semester akhir yg agak sibuk nulis skripsi). Gw sadar bahwa jurusan IEI yang gw pilih tiga tahun lalu tu memank mempunyai visi mencetak para pemikir ekonomi (islam). Baik pemikir yang berkontribusi lewat tulisan kualitatif atopun kuantitatif. Gw masih inget dulu ada matakuliah Sejarah Pemikiran Ekonomi, Fundamental Ekonomi Islam, Seminar Ekonomi Islam. Tu yang kualitatif. Ada juga yang kuantitatif macam Applied Statistic, Ekonometrik 1& 2, dan Matematika Ekonomi. Semua matakuliah tu cocok dan signifikan membentuk anak2 EI kayak gw jadi pemikir ekonomi sejati (dosen, peneliti, pembuat kebijakan makro & mikro, penyuluh ekonomi Islam dll).
Forget it all about profesi di atas. Sekarang gw punya banyak waktu kosong walopun belum proposal seminar juga belum (karena terganjal jadwal yg nggak jelas dr kampus). Padahal skripsi gw nggak ribet2 banged. Gw bisa bilang masalah yang dibahas cukup sederhana. Metodologinya pake statistik deskripsif, it’s enough. Beda dengan temen2 EI laennya yg pake metode canggih ex. VAR/VECM, panel data, ANP, DEA, dll. Gw bingung waktu kosong ni enaknya diisi kegiatan paan yak. Pengen nyari sambilan kerja, mikir2 sayang eui waktu muda. Mestinya bisa buat investasi ilmu. Apalagi gw mikir2 seminar proposal yang masih menggantung ini. Akhirnya gw putusin wat (agak fokus) baca buku2 perpus kampus ttg statistik dan ekonometrik dasar sambil isi waktu kosong. (walopun masih tetep ada ja waktu yg terlewat useless).
Semoga ada manfaat yang bisa gw ambil dr baca2 buku tu. Dalam hati sebenarnya gw iri ma temen2 yang pake metodologi canggih (VAR/VECM dll). Tapi apa daya, dospem gw lebih prefer ke metode yang kualitatif *hands up. Setidaknya gw masih bisa menghibur diri dengan menambah pengetahuan gw ttg statistik dasar dan filosofinya (ex.teori probabilitas, teori himpunan, teori distribusi dll) yang gw yakinin bahkan temen2 EI laen nggak banyak tau ttg itu klo nggak punya banyak waktu untuk baca2 ttg itu😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: