Silaturrahim ke Pak Nunung’s home


Venue      : Perumahan IPB Ciherang
Time        : Rabu, 11 Juli 2012

Dulu di pondok aku pernah denger hadits yang intinya mengatakan kalo silaturahim tu dapat memperluas rezeki dan memanjangkan umur. Mungkin ini salah satu hadits yang perlu aku “inget” ketika berhadapan langsung dengan dunia luar (pondok). Karena masyarakat di sekitar ku berada sekarang tidak sesederhana dapat dikelompokkan ‘santri’ dan ‘bukan santri’. Kehidupan nyata tidak seperti kehidupan di pondok yang orang-orangnya bisa di arahkan cukup dengan satu jari (telunjuk). Oleh karena tu lah, perlu adanya silaturahim dan sikap saling menjaga ego masing-masing agar tetep terjaga hubungan yang telah selama ini dibangun. Dan inilah yang harus aku lakukan khususnya pada dua hari ini (selasa-rabu).
Bu Iis sempet nangis liat Aufa baca puisi ttg Ortu

Hari selasa pagi (pukul 00.01) kemaren para santri pondok Gontor memasuki awal masa liburan akhir tahun. Bersama temen-temen konsulat, mereka pulang ke daerah masing-masing. Masing-masing konsulat berangkat pada jam yang berbeda dengan konsulat lainnya. Contoh : untuk konsulat Bogor, mereka berangkat pukul 10.00 AM. Pas beud, Aufa — anak Pak Nunung (direktur Intercafe) — ikut acara perpulangan tu. Secara, aku dan ichsan diajak ke Cibubur jemput anak pertamanya itu. karena kita dah lumayan deket pas kegiatasn magang di Intercafe 1 tahun yg lalu. Cuma akhir-akhir ini kan emank nggak pernah ketemu beliau (pak nunung). Batin-ku, ya itung-itung silaturahim lah.🙂

Halaman belakang rumah Pak Nunung pagi hari

Kali ni emank ku rasa berbeda banget dengan masa-masa ketika aku dan ichsan maen kerumah beliau sebelumnya. Ada kehangatan yg ku rasa di my second home tu. Canda dik soffy, baby, keramahan pak Nunung dan Bu Iis, suasana rumah,,,mmm. Pokoknya sampe bingung deh nyusun kalimat yang dapat menggambarkan rasa tu. It’s not about food they treat me, not about jerman link i hunt from Mr nunung. But all of this is about silaturrahim.

Bu Iis dan Aufa berserta keluarga di Kedai Kita, Bellanova Mall

Aku percaya dengan tu hadits yg diajarkan dulu di pondok. Makanya aku berani pasang target kuliah ke Jerman. I think i’ve found one way to get there (through pak nunung’s recommendation). Ayo lah nip, take the chance. nggak semua orang bisa duduk di posisi loe saat ni. Yakin kan diri loe, klo loe juga bisa kuliah di luar negeri…okok. Usaha lebih, ma trus berdoa ja. Percaya deh klo Allah selalu mendengar doa hambanya   ^^

Dik Sofi yg imut, percis kyak ibunya,,,hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: