Dua cinta, Satu hati


Postingan kali ini disarikan dari film yang menceritakan kisah Nabi Yusuf Alaihi Salam. Temen-temen bisa streaming video tersebut di Youtube atau mendonloadnya langsung ke PC masing-masing. Totalnya video ada 45 seri. Percakapan (antara malaikat yang berbentuk manusia dan Nabi Ya’qub) di tulisan ini ada di seri 42, tepatnya di menit 46 detik 48.

Nabi Ya’qub adalah cucu Nabi Ibrahim dari garis keturunan Nabi Ishaq. Beliau mempunyai dua belas anak yang sangat dicintainya, salah satunya bernama (Nabi) Yusuf. Tetapi cinta beliau terhadap Yusuf lebih besar karena beliau mendapatkan amanat dari ibunda Nabi Yusuf yang meninggal ketika Yusuf masih kanak-kanak. Dan juga, tanda-tanda kenabian Yusuf ketika ia menceritakan mimpinya (tentang sebelas bintang yang bersujud kepadanya) pada ayahnya, semakin membuat Nabi Ya’qub meng’agung-agung’kan putranya tersebut dibanding sebelas anaknya yang lain. Mungkin, karena sebab inilah Allah hendak menguji Nabi Ya’qub dengan hilangnya Yusuf selama kurang lebih 40 tahun.

Momen-momen sebelum Nabi Ya’qub menemukan putranya, Yusuf, Allah menegurnya dengan perantaraan malaikat. Si malaikat membawa kabar bahwa ada harapan bagi beliau untuk bertemu Yusuf, dengan syarat bahwa ia dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ‘penyembelihan Nabi Ismail oleh ayahnya, Nabi Ibrahim’. Berikut potongan percakapan antara malaikat dan Nabi Ya’qub :

الملائكة : إنّ الله غيور. و ليس لك إلّا قلب واحد. و لا يتّسع قلب واحد لحبيبين.

يعقوب : يا إلهى، إن كنت قد أسلفت فى البكاء على ولدى يوسف، فاعف عنّى و تجاوز عن ذنبى، أتوب إليك. فأرى أنّ ولدى يوسف ولي الله، و ليس شريكة.

الملائكة : يعقوب، هل تعلم متى أعاد الله تعالى إسماعيل إلى جدّك إبراهيم ؟

يعقوب : عند ما فدى الله تعالى عمّى إسماعيل بذبح عظيم أنزله من السماء.

الملائكة : لا، بل عند ما رضي إبراهيم بأن يضحّي بابنه إسماعيل في سبيل الله تعالى و عند ئذ استحقّ عودة إسماعيل إليه.

يعقوب : بلى، حقّ ما تقول.

Malaikat : Sesungguhnya Allah mempunyai sifat cemburu, sedangkan kamu hanya mempunyai satu hati. Satu hati itu tidak memungkinkan menampung dua cinta.

Nabi Ya’qub : Ya Tuhanku, jikalau tangisanku yang lalu itu disebabkan karena hilangnya anakku maka ampunilah aku. Aku bertaubat kepada-Mu. Sesungguhnya aku menganggap anakku Yusuf hanya sebagai wali-Mu, bukan sekutu-Mu.

Malaikat : Ya’qub, apakah kau tahu kapan Allah mengembalikan Ismail kepada kakekmu Ibrahim AS.

Nabi Ya’qub : Ketika Allah mengganti Ismail dengan domba besar yang diturunkan dari langit.

Malaikat : Tidak, tetapi ketika Ibrahim AS dengan ikhlas mengorbankan anaknya, Ismail, di jalan Allah, maka ketika itulah Ibrahim AS mendapatkan kembali haknya atas Ismail.

Nabi Ya’qub : Ya, apa yang kau katakan adalah benar.

Dari sepotong kisah di atas kira-kira bisa dipetik pelajaran, yaitu : jangan sampai cinta kita terhadap makhluq mengalahkan cinta kita pada Sang Khaliq. Mengapa? karena masing-masing kita cuma punya satu hati, dan satu hati hanya bisa menampung satu cinta…hehe. Baiklah, itu aja tuk postingan malem ni. Semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: